Didalam tubuh terdapat deposisi lemak yang berfungsi sebagai simpanan energi atau sebagai bantalan pelindung organ-organ yang penting seperti mata, dan syaraf. Lemak sangat penting bagi tubuh kita, terutama untuk membentuk susunan syaraf dan hormon.
Walaupun lemak sangat penting, bila jumlahnya melebihi yang dibutuhkan atau berlebihan akan menyebabkan kerugian bagi tubuh. Remaja laki-laki saat berumur 20 tahun komponen lemaknya kurang lebih 12% dari berat badannya, saat nanti berumur 40 tahun komponen lemaknya akan menjadi 22% dari berat badannya dan pada umur 50 tahun menjadi 24%. Sedangkan pada perempuan, komponen lemaknya lebih banyak lagi. Saat umur 20 tahun 27%, menjadi 32% pada umur 40 tahun, dan menjadi 32% pada umur 40 tahun, dan menjadi 34% pada umur 50 tahun.
Kolesterol merupakan salah satu elemen dalam lemak. Kolesterol adalah sekelompok senyawa organik dari golongan lemak. Di dalam tubuh kita didapati kolesterol, selain kolesterol yang bisa dibentuk oleh jaringan tubuh, ada jenis kolesterol yang bisa merupakan penyerapan hasil makanan. Jenis yang terakhir inilah yang terutama dan terbanyak ada dalam tubuh.
Kolesterol sangat penting bagi tubuh, yaitu untuk bahan pembentukan hormon, dan membentuk garam empedu. Walaupun keberadaan kolesterol sangat penting namun jika berlebihan dapat membahayakan kesehatan, tingginya kada kolesterol dalam darah dapat menimbulkan aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah nadi karena timbunan kolesterol pada dinding pembuluh).
(kutipan:Seluk Beluk Pemeriksaan Kesehatan General Medical Check Up, Dr. R. Darmanto Djojodibroto SpP. FCCP, 2001)
Tentang Lemak dan Kolesterol Darah
Author: Cipz Vanhouten / Label: Seluk Beluk Pemeriksaan KesehatanManfaat Pemeriksaan Kesehatan
Author: Cipz Vanhouten / Label: Seluk Beluk Pemeriksaan KesehatanPemeriksaan kesehatan menyeluruh atau general medical check up saat ini mulai membudaya di kalangan masyarakat. Banyak tenaga kerja baik pegawai negeri maupun swasta telah mendapatkan hak untuk menjalani pemeriksaan berkala atas biaya kantor, sedangkan keluarganya yang tidak menjadi tanggungan tempat kerjanya dalam hal pemeriksaan kesehatan, banyak yang telah melakukan pemeriksaan kesehatan atas biaya sendiri. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. Per. 02/Men/1980 Pasal 3 ayat (2) memang mewajibkan perusahaan untuk memeriksakan kesehatan pegawainya setiap tahun sekali yang disebut pemeriksaan kesehatan berkala.
Manfaat dari pemeriksaan kesehatan berkala, antara lain:
1) Dapat mengetahui status kesehatan, apabila ada penyakit bisa diketahhui sejak dini. Seorang ibu yang rutin melakukan pap’s smear merasa beruntung oleh karena saat ada perubahan di leher rahimnya telah terdeteksi secara dini sehingga tidak sampai metaplasia menjadi kenker leher rahim.
2) Bisa untuk memantau perjalanan penyakit yang diderita, misalnya seorang yang menderita diabetes mellitus bisa mengetahui perkembangan penyakitnya sebelum menyebabkan komplikasi ke sistem syaraf.
3) Bisa mencegah timbulnya penyakit. Seorang yang menjalani check up kesehatan ditemui amandelnya sering infeksi. Amandel yang sering infeksi bisa menyebabkan sakit pada ginjal. Ginjal yang sakita selalu mempengaruhi tekanan darah menjadi hipertensi. Oleh karena infeksi di amandel di obati maka pengaruhnya ke ginjal dan saluran darah bisa dielakkan.
(Seluk-Beluk Pemeriksaan kesehatan (General Medical Check Up): Bagaimana Menyikapi Hasilnya, 2001:1-2, Dr. R. Darmanto Djojodibroto, SpP)
Lihat juga blog di http://union-my.blogspot.com